Berita
Sebuah momen indah di awal tahun 2023 adalah saat kami, KSPPS BMT Sejahtera Mandiri mendapat kesempatan untuk dapat bersilaturohim dengan beberapa anggota kami, pada hari Sabtu, 14 Januari 2023 bertempat di kantor pusat BMT Sejahtera Mandiri. Kegiatan ini, kami konsep dalam bentuk sarasehan. Ada tausiyah dan juga pendidikan perkoperasian.
Untuk itu, kami menghadirkan dua Nara sumber yaitu, Ust. Abdul Hakim,S.H.I pengasuh Pondok Pesantren Ar-Rayyan Surakarta yang memberikan wawasan terkait muamalah syariah dan juga ibu Ismi Hidayati dari Dinas Koperasi Kabupaten Wonogiri yang memberikan pendidikan perkoperasian kepada anggota.
Dalam sambutan yang disampaikan oleh pengurus KSPPS BMT Sejahtera Mandiri yaitu bapak Widianto,S.E, beliau menyampaikan bahwa acara pada hari ini, adalah sebagai bentuk mempererat tali silaturohim dan juga pemberian informasi-informasi terkait ke BMT-an kepada anggota.
Berdasarkan pemamaran materi dari ibu Ismi Hidayati, beberapa hal yang perlu diketahui oleh anggota terkait koperasi diantaranya adalah tentang:
1. Keanggotaan.
Koperasi adalah milik anggota. Mau dibawa ke mana koperasi ini, semua itu berada di tangan anggota itu sendiri.
2. Prinsip koperasi.
a. Anggota wajib membayar simpanan pokok. Dan
b. Anggota membayar simpanan wajib setiap bulan.
c. Pengelolaan dilakukan secara demokrasi. Anggota dapat memberikan masukan dan juga bantuan untuk kebaikan koperasi.
d. Pembagian SHU secara adil. Bukan hanya untuk penyimpannya saja. Tapi anggota diharapkan juga bisa mengakses pembiayaannya agar dapat meningkatkan pendapatan koperasi. Sehingga SHU yang dibagikan bisa lebih banyak.
e. Pemberian balas jasa yang setimpal dengan modal yang disetor
f. Kerja sama antar koperasi.
"Anggota jangan sampai tergiur dengan tawaran-tawaran dari luar koperasi, karena lebih baik kita mengembangkan lembaga milik kita sendiri. Mahal sedikit, toh manfaatnya juga untuk kita sendiri. Koperasi itu, dari kita dan untuk kita," tegas ibu dari lima anak ini.
Kemudian dalam tausiyah yang disampaikan oleh Ust. Abdul Hakim, beliau mengatakan bahwa manusia nanti di akhirat akan diminta pertanggungjawaban oleh Allah. Yaitu terkait dihabiskan untuk apa usianya. Ilmunya dimanfaatkan untuk apa.Hartanya didapat dari mana dan dibelanjakan untuk apa.
Beliau menyampaikan juga, bahwa jika anggota bermuamalah dengan koperasi syariah seperti BMT ini, insyaallah terjaga dari praktek riba dan akan lebih menenangkan hati.
Pesan terakhir yang beliau sampaikan adalah, agar kita bisa memanfaatkan rezeki untuk semakin meningkatkan ketaatan kepada Allah dan untuk membantu sesama.
Setelah pemaparan materi dari Nara sumber, ada sosialisasi program-program dari KSPPS BMT Sejahtera Mandiri oleh Divisi bidang bisnis yaitu Ibu Ira Aprianti. Diantaranya bahwa inovasi terbaru dari BMT Sejahtera Mandiri yaitu bisa menerima transfer dari bank apapun melalu Virtual Account.
Antusias dari anggota sangat luar biasa, terbukti pada sesi tanya jawab ada beberapa anggota yang melemparkan pertanyaan kepada para nara sumber.
Sebelum kegiatan diakhiri, ada penggalangan donasi untuk pengadaan strecher ambulan. Dan Alhamdulillah ada beberapa anggota yang langsung berdonasi untuk hal tersebut.
Semoga kegiatan ini dapat terus dilaksanakan untuk menjaga silaturohim antara BMT dengan anggotanya.